Penemuan turis di jantung kota Kirgistan

Terletak di Asia Timur, Kyrgyzstan terletak di persimpangan Himalaya dan Timur Tengah. Negara ini mencakup luas sekitar 198 km2 dan memiliki lebih dari 5 jiwa. Ibukotanya, Bishkek, adalah kota terbesarnya. Penduduknya memiliki budaya yang kaya dan beragam karena banyak kelompok etnis (kebanyakan berasal dari Rusia, Uzbek, dan Turki) yang membentuknya. Mengenai agama, ada 720% penganut Islam Sunni, yang menjelaskan adat istiadat perdukunan yang ada di wilayah tersebut. Selain itu, dalam hal pakaian, kami memperhatikan bahwa wanita berpakaian dengan gaun panjang dan rok (ini terutama merupakan keistimewaan bagi wanita yang sudah menikah). Selain itu, kebanyakan orang Kirgistan memakai topi. Tersedia dalam beberapa model seperti tebbeteyka, tebbetey dan kalpak. Sepatu bot kulit dan perhiasan juga merupakan aksesoris tradisional penduduknya.

Gastronomi Kyrgyzstan, rasa ingin tahu nasional

Seperti liburan iran, tinggal di Kyrgyzstan memungkinkan wisatawan untuk menikmati berbagai kuliner khas. Masakan Kirgis menggunakan susu, sayur, dan daging sebagai bahan utamanya. Mayoritas penduduk menghargai lembu, kambing, unta dan kuda. Yang terakhir menjadi salah satu menu favorit warga. Ini sering disiapkan selama upacara dan upacara. Selain itu, plov merupakan salah satu hidangan khas masyarakat Kirgistan. Sebagian besar disajikan selama acara perayaan. Itu terdiri dari daging dan nasi. Kaldu sayur dan daging atau chorpo juga menjadi resep tradisional masyarakat Kirgis. Sedangkan untuk penyegar, mereka kebanyakan dibuat dengan susu dan sereal. Yang paling populer adalah choro, archan, bozo, tan dan koumiz. Ini adalah cairan yang terbuat dari susu kuda betina yang difermentasi.

Pendakian Gunung Pamirs

Le Tur Kirgistan merupakan salah satu destinasi yang menarik untuk melakukan perjalanan trekking, karena sebagian besar wilayahnya bercirikan daerah pegunungan. Sirkuit ke Gunung Pamirs memungkinkan para backpacker untuk menjelajahi area yang dipenuhi lanskap yang masih alami dan puncak yang tinggi. Pendakian ini terutama diperuntukkan bagi ahli pendakian karena pegunungannya yang tinggi dan berbatu. Dari puncak ini, para petualang akan melihat pemandangan indah dari beberapa bukit. Untuk memanfaatkan cuaca yang baik, musim terbaik untuk mengunjungi tempat ini adalah antara bulan Juni dan September. Selain itu, selama pendakian, para backpacker dapat memutar di cagar biosfer Sary-Chelek. Ini adalah Situs Warisan Dunia UNESCO dan mencakup area seluas lebih dari 23 km2. Ini adalah rumah bagi danau terbesar ketiga di wilayah ini. Titik air ini memiliki luas sekitar 5 km2 dan penuh ikan.